<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tumbuhan &#8211; SMA Negeri 1 Kalasan</title>
	<atom:link href="https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary-cat/tumbuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.sman1kalasan.sch.id</link>
	<description>Prabaambara Jaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Nov 2025 06:09:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/02/cropped-ikonsaka-32x32.png</url>
	<title>Tumbuhan &#8211; SMA Negeri 1 Kalasan</title>
	<link>https://www.sman1kalasan.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jambu Air Merah</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/jambu-air-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pengelola Laman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:41:52 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7209</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Syzygium aqueum Jambu Air Merah Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Myrtales Famili : Myrtaceae Genus : Syzygium Spesies : Syzygium aqueum Tumbuhan : Jambu Air Merah merupakan tumbuhan perdu dengan tinggi 3-10 m Akar : Jambu Air Merah memiliki akar tunggang atau dapat disebut sebagai radik primaria. Memiliki cabang perakaran yang kecil, dan termasuk bagian akar tunggang Batang : Tanaman Jambu Air memiliki batang berkayu, dengan struktur yang kuat dan keras. Memiliki tekstur yang relatif kasar, berwarna coklat, dan ada bercak coklat. Batang tanaman Jambu Air tegak dan memiliki ketinggian sekitar 3 -10 meter atau lebih Daun : Jenis daun Jambu Air Merah yaitu tunggal, bertangkai, di ujung daun berbentuk tumpul dan di pangkal bulat, permukaan daun pula dominan mengkilap. Dengan panjang daun sekitar 15-20 cm serta lebar 4-6 cm atau lebih, memiliki tulang daun menyirip berwarna hijau Bunga : Jambu Air Merah mempunyai bunga yang berjenis majemuk, dengan bunga yang berbentuk malai dengan warna kuning keputihan. Bunga ini terletak di bagian ketiak daun, kelopak memiliki bentuk corong, ukuran pada benang sari sekitar 3-3,5 cm dengan warna putih dan memiliki 20 benang sari lebih serta putik yang berukuran 4-5 cm dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Syzygium aqueum</em></td><td>Jambu Air Merah</td><td>Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Myrtales Famili : Myrtaceae Genus : Syzygium Spesies : <em>Syzygium aqueum</em></td><td><strong>Tumbuhan</strong> : Jambu Air Merah merupakan tumbuhan perdu dengan tinggi 3-10 m <strong>Akar</strong> : Jambu Air Merah memiliki akar tunggang atau dapat disebut sebagai radik primaria. Memiliki cabang perakaran yang kecil, dan termasuk bagian akar tunggang <strong>Batang</strong> : Tanaman Jambu Air memiliki batang berkayu, dengan struktur yang kuat dan keras. Memiliki tekstur yang relatif kasar, berwarna coklat, dan ada bercak coklat. Batang tanaman Jambu Air tegak dan memiliki ketinggian sekitar 3 -10 meter atau lebih <strong>Daun</strong> : Jenis daun Jambu Air Merah yaitu tunggal, bertangkai, di ujung daun berbentuk tumpul dan di pangkal bulat, permukaan daun pula dominan mengkilap. Dengan panjang daun sekitar 15-20 cm serta lebar 4-6 cm atau lebih, memiliki tulang daun menyirip berwarna hijau <strong>Bunga</strong> : Jambu Air Merah mempunyai bunga yang berjenis majemuk, dengan bunga yang berbentuk malai dengan warna kuning keputihan. Bunga ini terletak di bagian ketiak daun, kelopak memiliki bentuk corong, ukuran pada benang sari sekitar 3-3,5 cm dengan warna putih dan memiliki 20 benang sari lebih serta putik yang berukuran 4-5 cm dengan warna hijau. <strong>Buah</strong> : Buah Jambu Air Merah bertipe buni, berbentuk gasing dengan pangkal 4 kecil dan ujung yang sangat melebar serta berwarna putih sampai pink. Daging buahnya putih dan berair, hampir tidak beraroma, dan memiliki rasa asam kadang-kadang sepat <strong>Biji</strong>: Jambu Air Merah memiliki biji dengan&nbsp; diameter kurang lebih 1,5 cm dengan warna putih kecoklatan yang memiliki kulit biji dilapisi selaput putih. <strong>Fakta Menarik</strong> : Buah Jambu Air banyak mengandung air sekitar 90% dari 100 gram bagian buah yang dapat dimakan dan berfungsi sebagai penghilang rasa haus selain itu Jambu Air juga mengandung protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, magnesium, potassium, zinc, copper, asam sitrat, fosfat, serat, vitamin C, vitamin A, niacin, riboflavin, thiamin dan sejumlah zat bermanfaat lainnya</td></tr></tbody></table></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Glodokan Mimba</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/glodokan-mimba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Adiwiyata]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:41:31 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7207</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Monoon longifolium Glodokan Mimba Divisi: SpermatophytaKelas: MagnoliopsidaOrdo: MagnolialesFamily: AnnonaceaeGenus: PolyalthiaSpesies: Monoon longifolium Tumbuhan: PohonAkar: Glodokan Mimba memiliki akar berukuran dari sedang hingga besar yang terdapat di dalam tanah dan terkadang sebagian di luar tanah.Batang: Pada umumnya pohon Glodokan Mimba tumbuh menjulang ke atas, namun bisa juga tumbuh seperti pohon cemara. Pohon Glodokan Mimba bisa tumbuh mencapai ketinggian 5 sampai 8 meter.Daun: Pohon Glodokan Mimba memiliki daun berbentuk lanset dan memanjang, pada bagian pinggir daun bergelombang, pertulangan daun menyirip serta berwarna hijau.Bunga: Tanaman Glodokan Mimba mempunyai bunga yang kecil dan berwarna kuning kehijauan. Jumlah kelopak bunga 5 helai dan berbentuk menyerupai bintang lima.Buah: Tanaman Glodokan Mimba juga memiliki buah yang berjenis buah buni, yang berbentuk lonjong atau bulat memanjang dengan warna buahnya coklat.Fakta menarik: Pohon Glodokan Mimba merupakan salah satu jenis tanaman yang berguna sebagai tanaman peneduh. Pohon Glodokan Mimba sering dimanfaatkan sebagai penetralisir udara yang sudah tercemar di kota – kota besar, tanaman ini juga dapat berperan sebagai peredam suara.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Monoon longifolium</em></td><td>Glodokan Mimba</td><td>Divisi: Spermatophyta<br>Kelas: Magnoliopsida<br>Ordo: Magnoliales<br>Family: Annonaceae<br>Genus: Polyalthia<br>Spesies: <em>Monoon longifolium</em><br></td><td><strong>Tumbuhan: </strong>Pohon<br><strong>Akar: </strong>Glodokan Mimba memiliki akar berukuran dari sedang hingga besar yang terdapat di dalam tanah dan terkadang sebagian di luar tanah.<br><strong>Batang: </strong>Pada umumnya pohon Glodokan Mimba tumbuh menjulang ke atas, namun bisa juga tumbuh seperti pohon cemara. Pohon Glodokan Mimba bisa tumbuh mencapai ketinggian 5 sampai 8 meter.<br><strong>Daun: </strong>Pohon Glodokan Mimba memiliki daun berbentuk lanset dan memanjang, pada bagian pinggir daun bergelombang, pertulangan daun menyirip serta berwarna hijau.<br><strong>Bunga: </strong>Tanaman Glodokan Mimba mempunyai bunga yang kecil dan berwarna kuning kehijauan. Jumlah kelopak bunga 5 helai dan berbentuk menyerupai bintang lima.<br><strong>Buah: </strong>Tanaman Glodokan Mimba juga memiliki buah yang berjenis buah buni, yang berbentuk lonjong atau bulat memanjang dengan warna buahnya coklat.<br><strong>Fakta menarik:</strong> Pohon Glodokan Mimba merupakan salah satu jenis tanaman yang berguna sebagai tanaman peneduh. Pohon Glodokan Mimba sering dimanfaatkan sebagai penetralisir udara yang sudah tercemar di kota – kota besar, tanaman ini juga dapat berperan sebagai peredam suara.</td></tr></tbody></table></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dracaena</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/dracaena/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pengelola Laman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:40:52 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7205</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Dracaena draco (L.) L. Dracaena Kingdom: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas: Liliopsida Ordo: Liliales Famili: Agavaceae Genus: Dracaena Spesies: Dracaena draco (L.) L. &#160; Tumbuhan: Tanaman Dracaena mampu beradaptasi dengan paparan matahari penuh ataupun dengan lingkungan teduh. Akar: Tanaman Dracaena memiliki sistem perakaran serabut. Batang: Dracaena adalah tanaman yang tumbuh tegak mencapai 4 kaki dengan bentuk batang bulat dan beruas-ruas. Daun: Daun Dracaena berbentuk tunggal, tidak bertangkai, dan pelepah memeluk batang. Selain itu, daun dracaena bertepi rata, panjang daun cm, lebar daun 3-5 cm, pertulangan daun sejajar, permukaan daun licin. Daun berwarna hijau, dengan tepi merah bila memperoleh cahaya yang cukup. Pada daun yang sudah tua, daun akan melengkung ke arah bawah. Fakta menarik: Selain cantik dracaena juga berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Dracaena termasuk tanaman yang digunakan oleh NASA Clean Air Study dan telah menunjukkan kemampuannya untuk membersihkan udara. Dalam hal ini ia menyerap formaldehida, benzena dan karbon monoksida dari udara.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Dracaena</em> <em>draco</em> (L.) L.</td><td>Dracaena</td><td>Kingdom: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas: Liliopsida Ordo: Liliales Famili: <a href="http://plantamor.com/species/under/agavaceae">Agavaceae</a> Genus: <a href="http://plantamor.com/species/under/dracaena">Dracaena</a> Spesies: <em>Dracaena</em> <em>draco</em> (L.) L. &nbsp;</td><td><strong>Tumbuhan: </strong>Tanaman Dracaena mampu beradaptasi dengan paparan matahari penuh ataupun dengan lingkungan teduh. <strong>Akar</strong>: Tanaman Dracaena memiliki sistem perakaran serabut. <strong>Batang</strong>: Dracaena adalah tanaman yang tumbuh tegak mencapai 4 kaki dengan bentuk batang bulat dan beruas-ruas. <strong>Daun</strong>: Daun Dracaena berbentuk tunggal, tidak bertangkai, dan pelepah memeluk batang. Selain itu, daun dracaena bertepi rata, panjang daun cm, lebar daun 3-5 cm, pertulangan daun sejajar, permukaan daun licin. Daun berwarna hijau, dengan tepi merah bila memperoleh cahaya yang cukup. Pada daun yang sudah tua, daun akan melengkung ke arah bawah. <strong>Fakta menarik:</strong> Selain cantik dracaena juga berfungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Dracaena termasuk tanaman yang digunakan oleh NASA <em>Clean Air Study </em>dan telah menunjukkan kemampuannya untuk membersihkan udara. Dalam hal ini ia menyerap formaldehida, benzena dan karbon monoksida dari udara.</td></tr></tbody></table><figcaption class="wp-element-caption"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="850" height="1092" class="wp-image-8842" style="width: 850px;" src="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20240830_094412.jpg" alt="" srcset="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20240830_094412.jpg 533w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20240830_094412-233x300.jpg 233w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /></figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Palem Botol</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/palem-botol/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Adiwiyata]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:40:35 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7203</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Hyophorbe lagenicaulis &#160; Palem Botol Divisi : Spermatophyta Kelas : Dikotil Ordo : Arecales Famili : Ärecaceae Genus : Hyophorbe Spesies:Hyophorbe lagenicaulis Tumbuhan : Palem Botol merupakan tumbuhan perdu. Akar : Palem Botol akarnya tumbuh dari pangkal batang, berbentuk silinder, kurang bercabang tetapi biasanya tumbuh banyak dan masif (padat). Batang : Batang Palem Botol berkayu, berwarna coklat muda, memperlihatkan bekas-bekas daun. Batang menggembung di bagian bawah. Daun : Daun Palem Botol hanya terdiri dari tangkai dan pelepah saja atau disebut dengan daun berupih, berwarna hijau muda dan agak kekuning-kuningan, tersusun secara majemuk menyirip, berbentuk pita dengan susunan tulang daunnya sejajar, ujung daun dan pangkal daun meruncing, tepi daun rata. Bunga : Bunga Palem Botol tersusun dalam karangan yang bila masih muda terlindung oleh seludang bunga. Dalam karangan bunga ini terdapat bunga betina dan/atau bunga jantan. Jika keduanya ditemukan bunga betina terletak di bagian lebih pangkal. Buah : Buah Palem Botol biasanya memiliki kulit luar yang relatif tebal, yang menutupi bagian dalam (mesokarpium) yang berair atau berserat. Biji : Biji Palem Botol memiliki endosperm dan lembaga yang kecil. Biji dilindungi oleh lapisan buah bagian dalam (endokarpium) yang keras dan berkayu. Fakta Menarik : Palem Botol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Hyophorbe lagenicaulis</em> &nbsp;</td><td>Palem Botol</td><td>Divisi : Spermatophyta Kelas : Dikotil <br>Ordo : Arecales Famili : Ärecaceae Genus : Hyophorbe Spesies:<em>Hyophorbe lagenicaulis</em></td><td><strong>Tumbuhan</strong> : Palem Botol merupakan tumbuhan perdu. <strong>Akar</strong> : Palem Botol akarnya tumbuh dari pangkal batang, berbentuk silinder, kurang bercabang tetapi biasanya tumbuh banyak dan masif (padat). <strong>Batang</strong> : Batang Palem Botol berkayu, berwarna coklat muda, memperlihatkan bekas-bekas daun. Batang menggembung di bagian bawah. <strong>Daun</strong> : Daun Palem Botol hanya terdiri dari tangkai dan pelepah saja atau disebut dengan daun berupih, berwarna hijau muda dan agak kekuning-kuningan, tersusun secara majemuk menyirip, berbentuk pita dengan susunan tulang daunnya sejajar, ujung daun dan pangkal daun meruncing, tepi daun rata. <strong>Bunga</strong> : Bunga Palem Botol tersusun dalam karangan yang bila masih muda terlindung oleh seludang bunga. Dalam karangan bunga ini terdapat bunga betina dan/atau bunga jantan. Jika keduanya ditemukan bunga betina terletak di bagian lebih pangkal. <strong>Buah</strong> : Buah Palem Botol biasanya memiliki kulit luar yang relatif tebal, yang menutupi bagian dalam (mesokarpium) yang berair atau berserat. <strong>Biji</strong> : Biji Palem Botol memiliki endosperm dan lembaga yang kecil. Biji dilindungi oleh lapisan buah bagian dalam (endokarpium) yang keras dan berkayu. <strong>Fakta Menarik</strong> : Palem Botol dimanfaatkan sebagai penghias jalan atau sebagai tanaman hias di halaman rumah.</td></tr></tbody></table><figcaption class="wp-element-caption"><img decoding="async" width="850" height="546" class="wp-image-8853" style="width: 850px;" src="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/istockphoto-453232837-612x612-1.jpg" alt="" srcset="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/istockphoto-453232837-612x612-1.jpg 612w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/istockphoto-453232837-612x612-1-300x193.jpg 300w" sizes="(max-width: 850px) 100vw, 850px" /></figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puring Lancur</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/puring-lancur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pengelola Laman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:40:08 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7201</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Codiaeum variegatum &#160; Puring Lancur Divisi : Spermatophyta Kelas : Dikotil Ordo : Malpighiales Famili : Eúphorbiaceae Genus : Codiaeum Spesies:Codiaeum variegatum Tumbuhan : Puring Lancur termasuk tumbuhan semak. Akar : Puring Lancur memiliki akar Tunggang, berwarna kuning muda. Batang : Batang Puring Lancur berbentuk bulat, berkayu keras, bercabang, coklat kehijauan. Daun : Puring Lancur memiliki daun tunggal, bentuk bulat telur, lonjong, jorong, pertulangan menjari, warna hijau berbintik, kuning kehijauan. Bunga : Sistem perbungaan dari Puring Lancur adalah bunga majemuk berbentuk tandan, memiliki 5 sepal dan 5 petal. Buah : Puring Lancur memiliki buah yang&#160; berbentuk kapsul, kuning kehijauan. Biji : Biji Puring Lancur berukuran kecil seperti pasir, coklat. Fakta menarik : Tanaman Puring Lancur memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai obat antifungal, anti kanker, obat diare berdarah , dan obat penahan rasa sakit. Selain itu, puring merupakan ora anti polusi yang mampu menyerap polutan berbahaya seperti timbal (Pb).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Codiaeum variegatum</em> &nbsp;</td><td>Puring Lancur</td><td>Divisi : Spermatophyta Kelas : Dikotil Ordo : Malpighiales Famili : Eúphorbiaceae Genus : Codiaeum Spesies:<em>Codiaeum variegatum</em></td><td><strong>Tumbuhan</strong> : Puring Lancur termasuk tumbuhan semak. <strong>Akar</strong> : Puring Lancur memiliki akar Tunggang, berwarna kuning muda. <strong>Batang</strong> : Batang Puring Lancur berbentuk bulat, berkayu keras, bercabang, coklat kehijauan. <strong>Daun</strong> : Puring Lancur memiliki daun tunggal, bentuk bulat telur, lonjong, jorong, pertulangan menjari, warna hijau berbintik, kuning kehijauan. <strong>Bunga</strong> : Sistem perbungaan dari Puring Lancur adalah bunga majemuk berbentuk tandan, memiliki 5 sepal dan 5 petal. <strong>Buah</strong> : Puring Lancur memiliki buah yang&nbsp; berbentuk kapsul, kuning kehijauan. <strong>Biji</strong> : Biji Puring Lancur berukuran kecil seperti pasir, coklat. <strong>Fakta menarik</strong> : Tanaman Puring Lancur memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai obat antifungal, anti kanker, obat diare berdarah , dan obat penahan rasa sakit. Selain itu, puring merupakan ora anti polusi yang mampu menyerap polutan berbahaya seperti timbal (Pb).</td></tr></tbody></table><figcaption class="wp-element-caption"><img decoding="async" width="1850" height="971" class="wp-image-8837" style="width: 1850px;" src="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/LHF-51749-Zanzibar-Croton-t1-min-1.jpg" alt="" srcset="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/LHF-51749-Zanzibar-Croton-t1-min-1.jpg 1200w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/LHF-51749-Zanzibar-Croton-t1-min-1-300x158.jpg 300w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/LHF-51749-Zanzibar-Croton-t1-min-1-1024x538.jpg 1024w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/LHF-51749-Zanzibar-Croton-t1-min-1-768x403.jpg 768w" sizes="(max-width: 1850px) 100vw, 1850px" /></figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pancasuda</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/pancasuda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Adiwiyata]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:39:47 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7199</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Akebia quinata Pancasuda Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Ranunculales Famili: Lardizabalaceae Genus: Akebia Spesies: Akebia quinata &#160; Tumbuhan : Akebia atau biasa juga disebut sebagai Pancasuda termasuk kedalam tumbuhan perdu. Akar : Sistem perakaran tumbuhan Akebia quinata adalah perakaran tunggang, namun sistem perakaran sekunder merupakan tipe perakaran serabut. Batang : Batang tanaman Akebia quinata berkayu dan merupakan perbatangan yang bersifat melilit sehingga merupakan tanaman yang merambat. Daun : Daun tanaman ini memiliki lima helai daun di setiap tangkai daun yang tersusun seperti jari-jari tangan. Bunga : Bunga tumbuhan Akebia quinata bersifat dioecious atau berkelamin tunggal, dimana tanaman bunga jantan dan bunga betinanya berbeda pohon. Warna bunga keunguan muncul dalam kelompokkecil Buah : Buah Akebia quinata berwarna ungu dengan bentuk buah lonjong. Buah ini tersebut dapat dimakan dan memiliki rasa yang manis dan mirip seperti mengkonsumsi buah leci tapi beraroma coklat. Fakta Menarik : Tumbuhan akebia atau anggur coklat merupakan tanaman segudang khasiat. Buah tanaman ini mengandung senyawa anti-inflamasi yang sangat bagus dalam membantu mengurangi penyakit persendian.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Akebia</em> <em>quinata</em></td><td>Pancasuda</td><td>Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Ranunculales Famili: <a href="http://plantamor.com/species/under/lardizabalaceae">Lardizabalaceae</a> Genus: <a href="http://plantamor.com/species/under/akebia">Akebia</a> Spesies: <em>Akebia</em> <em>quinata</em><em></em> &nbsp;</td><td><strong>Tumbuhan</strong> : Akebia atau biasa juga disebut sebagai Pancasuda termasuk kedalam tumbuhan perdu. <strong>Akar</strong> : Sistem perakaran tumbuhan <em>Akebia</em> <em>quinata </em>adalah perakaran tunggang, namun sistem perakaran sekunder merupakan tipe perakaran serabut. <strong>Batang</strong> : Batang tanaman <em>Akebia</em> <em>quinata </em>berkayu dan merupakan perbatangan yang bersifat melilit sehingga merupakan tanaman yang merambat. <strong>Daun</strong> : Daun tanaman ini memiliki lima helai daun di setiap tangkai daun yang tersusun seperti jari-jari tangan. <strong>Bunga</strong> : Bunga tumbuhan <em>Akebia</em> <em>quinata </em>bersifat dioecious atau berkelamin tunggal, dimana tanaman bunga jantan dan bunga betinanya berbeda pohon. Warna bunga keunguan muncul dalam kelompokkecil <strong>Buah</strong> : Buah <em>Akebia</em> <em>quinata </em>berwarna ungu dengan bentuk buah lonjong. Buah ini tersebut dapat dimakan dan memiliki rasa yang manis dan mirip seperti mengkonsumsi buah leci tapi beraroma coklat. <strong>Fakta Menarik</strong> : Tumbuhan akebia atau anggur coklat merupakan tanaman segudang khasiat. Buah tanaman ini mengandung senyawa anti-inflamasi yang sangat bagus dalam membantu mengurangi penyakit persendian.</td></tr></tbody></table></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Palem Waregu</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/palem-waregu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pengelola Laman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:39:23 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7197</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Rhapis excelsa Palem Waregu Kingdom: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas:&#160; Liliopsida Ordo:&#160;&#160; Arecales Family: Arecaceae Genus: Rhapis Spesies: Rhapis excelsa Tumbuhan: Palem Waregu termasuk kedalam tumbuhan palem-paleman Akar: Palem Waregu memiliki akar serabut Batang: Batang Palem Waregu beruas (tempat duduk daun) dan memiliki bulu yang menyelimutinya. Daun: Palem Waregu memiliki daun yang bentuknya seperti kipas dan terdapat 5 hingga 10 torehan. Warna daun palem waregu lebih hijau tua dan mengkilap. Fakta Menarik : Palem Waregu memiliki kemampuan untuk menyerap racun (polutan) dan CO2 di udara serta menghasilkan oksigen sehingga udara menjadi lebih segar. serta dapat digunakan sebagai anti inflamasi, anti mutagenik, anti mikroba dan analgesik.Tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk pembuatan taman (landscape). Di beberapa negara sangat dikenal sebagai tanaman hias yang eksklusif. Palem ini relatif tahan udara dingin dan kering seperti pada ruangan ber-AC.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Rhapis excelsa</em></td><td>Palem Waregu</td><td>Kingdom: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas:&nbsp; Liliopsida Ordo:&nbsp;&nbsp; Arecales Family: Arecaceae Genus: Rhapis Spesies: <em>Rhapis excelsa</em></td><td><strong>Tumbuhan: </strong>Palem Waregu termasuk kedalam tumbuhan palem-paleman <strong>Akar: </strong>Palem Waregu memiliki akar serabut <strong>Batang: </strong>Batang Palem Waregu beruas (tempat duduk daun) dan memiliki bulu yang menyelimutinya. <strong>Daun: </strong>Palem Waregu memiliki daun yang bentuknya seperti kipas dan terdapat 5 hingga 10 torehan. Warna daun palem waregu lebih hijau tua dan mengkilap. <strong>Fakta Menarik : </strong>Palem Waregu memiliki kemampuan untuk menyerap racun (polutan) dan CO2 di udara serta menghasilkan oksigen sehingga udara menjadi lebih segar. serta dapat digunakan sebagai anti inflamasi, anti mutagenik, anti mikroba dan analgesik.Tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk pembuatan taman (landscape). Di beberapa negara sangat dikenal sebagai tanaman hias yang eksklusif. Palem ini relatif tahan udara dingin dan kering seperti pada ruangan ber-AC.</td></tr></tbody></table></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nusa Indah Merah</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/nusa-indah-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Adiwiyata]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:38:57 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7195</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Mussaenda erythrophylla Nusa Indah Merah Kingdom: Plantae Divisi: Tracheophytes Clade: Eudicots Ordo:&#160;&#160; Gentianales Family: Rubiaceae Genus: Mussaenda Spesies: Mussaenda erythrophylla Tumbuhan: Nusa Indah Merah merupakan jenis tumbuhan perdu Akar: Akar Nusa Indah Merah memiliki akar tunggang bercabang. Batang: BatangNusa Indah Merahberbentuk bulat, permukaan berwarna coklat muda, percabangan monopodial. Daun: Nusa Indah Merah memiliki dauntunggal, berhadapan bersilang, berwarna hijau, berbentuk lonjong-bulat telur hingga hampir berbentuk hati (ketika muda), ujung daun meruncing, pangkal daun tumpul sampai agak lancip, tepi daun rata, banyak pilose (berambut halus dan lembut), urat daun menonjol, pertulangan menyirip, permukaan kasar. Bunga: BungaNusa Indah Merahmemiliki kelopak yang termodifikasi menjadi helaian lebar seperti mahkota, lobus berjumlah 5, salah satu dari lima lobus kelopak berkembang pesat dan membesar, berbentuk bulat telur-lanset, berwarna merah terang di atas dan agak pucat di bawah, puber, serta lobus lainnya berbentuk lanset linier sempit dan berwarna merah atau merah terang. Mahkota berbentuk tabung, memiliki 5 lobus, puber, berwarna putih-putih krem, kuning pucat dengan cincin kemerahan di tengahnya. Benang sari berjumlah 5, tangkai sari berwarna putih kekuningan, kepala sari berwarna hijau. Perbungaan terminal, berupa malai. Buah: Nusa Indah Merah termasuk dalam buahberry, berbentuk bulat telur. Biji: Biji Nusa Indah Merah berukuran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Mussaenda erythrophylla</em></td><td>Nusa Indah Merah</td><td>Kingdom: Plantae Divisi: Tracheophytes Clade: Eudicots Ordo:&nbsp;&nbsp; Gentianales Family: Rubiaceae Genus: Mussaenda Spesies: <em>Mussaenda erythrophylla</em></td><td><strong>Tumbuhan: </strong>Nusa Indah Merah merupakan jenis tumbuhan perdu <strong>Akar: Akar </strong>Nusa Indah Merah memiliki akar tunggang bercabang. <strong>Batang: </strong>BatangNusa Indah Merahberbentuk bulat, permukaan berwarna coklat muda, percabangan monopodial. <strong>Daun: </strong>Nusa Indah Merah memiliki dauntunggal, berhadapan bersilang, berwarna hijau, berbentuk lonjong-bulat telur hingga hampir berbentuk hati (ketika muda), ujung daun meruncing, pangkal daun tumpul sampai agak lancip, tepi daun rata, banyak pilose (berambut halus dan lembut), urat daun menonjol, pertulangan menyirip, permukaan kasar. <strong>Bunga: </strong>BungaNusa Indah Merahmemiliki kelopak yang termodifikasi menjadi helaian lebar seperti mahkota, lobus berjumlah 5, salah satu dari lima lobus kelopak berkembang pesat dan membesar, berbentuk bulat telur-lanset, berwarna merah terang di atas dan agak pucat di bawah, puber, serta lobus lainnya berbentuk lanset linier sempit dan berwarna merah atau merah terang. Mahkota berbentuk tabung, memiliki 5 lobus, puber, berwarna putih-putih krem, kuning pucat dengan cincin kemerahan di tengahnya. Benang sari berjumlah 5, tangkai sari berwarna putih kekuningan, kepala sari berwarna hijau. Perbungaan terminal, berupa malai. <strong>Buah: </strong>Nusa Indah Merah termasuk dalam buahberry, berbentuk bulat telur. <strong>Biji: </strong>Biji Nusa Indah Merah berukuran <strong>&nbsp;</strong>kecil, berjumlah banyak. <strong>Fakta Menarik </strong>: Bunga Nusa Indah Merah dapat digunakan untuk mengatasi batuk, penyakit kuning, pengobatan infeksi mata, cacingan, sakit badan, diare, disentri, radang usus, keracunan makanan, radang ginjal, radang saluran pernafasan, amandel, influenza, mencegah kanker payudara, bronkitis, memiliki aktivitas sebagai antipiretik, diuretik, dan hepatoprotektif.</td></tr></tbody></table><figcaption class="wp-element-caption"><img loading="lazy" decoding="async" width="850" height="483" class="wp-image-8839" style="width: 850px;" src="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/bunga-nusa-indah.jpg" alt="" srcset="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/bunga-nusa-indah.jpg 1280w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/bunga-nusa-indah-300x171.jpg 300w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/bunga-nusa-indah-1024x582.jpg 1024w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/bunga-nusa-indah-768x437.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /></figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Coklat</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/coklat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Pengelola Laman]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:38:34 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7193</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Theobroma cacao L Coklat atau kakao &#160; Divisi: Tracheophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Malvales Famili: Sterculiaceae Genus: Theobroma Spesies: Theobroma cacao L. Tumbuhan: Coklat atau kakao merupakan jenis tumbuhan pohon Akar: Coklat atau kakao memiliki akar lembaga tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. Batang: Coklat atau kakao memiliki batang yang berkayu (lignosus), membentuk cabang-cabang primer Daun: DaunCoklat atau kakao berwarna hijau, termasuk daun tunggal, bentuk tangkai daunnya yaitu bulat oval, dan bangunnya memanjang; ujung dan pangkal daun meruncing dan tepi daunnya berbentuk rata. Tulang daun menyirip, Bunga: Coklat atau kakao memiliki bunga tunggal, sempurna berukuran kecil (diameter maksimum 3 cm), bunga terletak di ujung batang Buah: BuahCoklat atau kakao termasukbuah sejati tunggal yang berdaging, ukuran buah besar, dan berbentuk bulat hingga memanjang. Buah terdiri dari 5 daun buah dan memiliki ruang dan di dalamnya terdapat biji. Warna buah sewaktu muda yaitu hijau hingga ungu dan apabila masak kulit luar buah akan berwarna kuning. Biji: Coklat atau kakao memiliki biji yang berdaging dan berair, berbentuk bulat telur, dibalut selaput putih yang tebal, berwarna coklat, dan bijinya mempunyai lembaga berjumlah dua. Fakta menarik: cabang tanaman Coklat atau kakao sering ditumbuhi tunas-tunas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Theobroma cacao</em> L</td><td>Coklat atau kakao</td><td>&nbsp; Divisi: Tracheophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Malvales Famili: Sterculiaceae Genus: Theobroma Spesies: <em>Theobroma cacao</em> L.</td><td><strong>Tumbuhan: </strong>Coklat atau kakao merupakan jenis tumbuhan pohon <strong>Akar</strong>: Coklat atau kakao memiliki akar lembaga tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. <strong>Batang: </strong>Coklat atau kakao memiliki batang yang berkayu (lignosus), membentuk cabang-cabang primer <strong>Daun: </strong>DaunCoklat atau kakao berwarna hijau, termasuk daun tunggal, bentuk tangkai daunnya yaitu bulat oval, dan bangunnya memanjang; ujung dan pangkal daun meruncing dan tepi daunnya berbentuk rata. Tulang daun menyirip, <strong>Bunga: </strong>Coklat atau kakao memiliki bunga tunggal, sempurna berukuran kecil (diameter maksimum 3 cm), bunga terletak di ujung batang <strong>Buah: </strong>BuahCoklat atau kakao termasukbuah sejati tunggal yang berdaging, ukuran buah besar, dan berbentuk bulat hingga memanjang. Buah terdiri dari 5 daun buah dan memiliki ruang dan di dalamnya terdapat biji. Warna buah sewaktu muda yaitu hijau hingga ungu dan apabila masak kulit luar buah akan berwarna kuning. <strong>Biji: </strong>Coklat atau kakao memiliki biji yang berdaging dan berair, berbentuk bulat telur, dibalut selaput putih yang tebal, berwarna coklat, dan bijinya mempunyai lembaga berjumlah dua. <strong>Fakta menarik: </strong>cabang tanaman Coklat atau kakao sering ditumbuhi tunas-tunas air yang banyak menyerap energi sehingga kualitas pembungaan dan buah menurun.</td></tr></tbody></table></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pakis Haji</title>
		<link>https://www.sman1kalasan.sch.id/glossary/pakis-haji/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Adiwiyata]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 21:38:06 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://www.sman1kalasan.sch.id/?post_type=glossary&#038;p=7191</guid>

					<description><![CDATA[Nama Latin Nama Daerah Taksonomi Deskripsi Cycas rumphii Pakis Haji Divisi : Pinophyta Kelas : Cycadopsida Ordo : Cycadales Famili : Cycadaceae Genus : Cycas Spesies : Cycas rumphii Tumbuhan : Pakis Haji merupakan tumbuhan pohon, terdapat tumbuhan jantan dan tumbuhan betina. Akar : Pakis Haji memiliki akar tunggang. Batang : Pakis Haji memiliki batang yang kuat, berkayu, tajuk bulat dan simetris. Percabangan monopodial, arah tumbuh batang tegak. Terkadang bercabang. Kulit berwarna abu-abu, pecah menjadi bentuk berlian dan berbentuk persegi panjang. Daun : Bentuk daun dari Pakis Haji adalah memanjang dan terdapat anak daun di setiap bercabangan hingga bagian ujungnya Bunga : Bunga Pakis Haji bersatu dalam kerucut, terminal kerucut betina dengan banyak carpophilus, hingga 50 cm. Bunga pada bagian strobilus jantan terdapat mikrosporofil yang berbentuk seperti sisik rapat. Koleksi pohon pakis haji yang tumbuh di SMAN 1 Kalasan adalah pakis haji betkna. Buah: Buah Pakis Haji bertekstur halus, berbentuk bulat telur sampai elips. Biji : Biji Pakis Haji berbentuk oval hingga bulat sempurna. Fakta Menarik : Buah Pakis Haji bisa digunakan sebagai obat diare, penambah nafsu makan, gangguan saluran pernafasan. Selain itu, biasanya berfungsi sebagai pohon peneduh dan pohon tepi jalan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td><strong>Nama Latin</strong><strong></strong></td><td><strong>Nama Daerah</strong><strong></strong></td><td><strong>Taksonomi</strong><strong></strong></td><td><strong>Deskripsi</strong><strong></strong></td></tr><tr><td><em>Cycas rumphii</em></td><td>Pakis Haji</td><td>Divisi : Pinophyta Kelas : Cycadopsida Ordo : Cycadales Famili : Cycadaceae Genus : Cycas Spesies : <em>Cycas rumphii</em></td><td><strong>Tumbuhan </strong>: Pakis Haji merupakan tumbuhan pohon, terdapat tumbuhan jantan dan tumbuhan betina. <strong>Akar</strong> : Pakis Haji memiliki akar tunggang. <strong>Batang</strong> : Pakis Haji memiliki batang yang kuat, berkayu, tajuk bulat dan simetris. Percabangan monopodial, arah tumbuh batang tegak. Terkadang bercabang. Kulit berwarna abu-abu, pecah menjadi bentuk berlian dan berbentuk persegi panjang. <strong>Daun</strong> : Bentuk daun dari Pakis Haji adalah memanjang dan terdapat anak daun di setiap bercabangan hingga bagian ujungnya <strong>Bunga</strong> : Bunga Pakis Haji bersatu dalam kerucut, terminal kerucut betina dengan banyak carpophilus, hingga 50 cm. Bunga pada bagian strobilus jantan terdapat mikrosporofil yang berbentuk seperti sisik rapat. Koleksi pohon pakis haji yang tumbuh di SMAN 1 Kalasan adalah pakis haji betkna. <strong>Buah</strong>: Buah Pakis Haji bertekstur halus, berbentuk bulat telur sampai elips. <strong>Biji</strong> : Biji Pakis Haji berbentuk oval hingga bulat sempurna. <strong>Fakta Menarik</strong> : Buah Pakis Haji bisa digunakan sebagai obat diare, penambah nafsu makan, gangguan saluran pernafasan. Selain itu, biasanya berfungsi sebagai pohon peneduh dan pohon tepi jalan.</td></tr></tbody></table><figcaption class="wp-element-caption"><img loading="lazy" decoding="async" width="850" height="638" class="wp-image-8866" style="width: 850px;" src="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b.jpeg" alt="" srcset="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b.jpeg 1280w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b-300x225.jpeg 300w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b-1024x768.jpeg 1024w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b-768x576.jpeg 768w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b-600x450.jpeg 600w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b-160x120.jpeg 160w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/1280px-Cycas_rumphii_FemaleFertileLeaves_BotGardBln0806b-90x67.jpeg 90w" sizes="auto, (max-width: 850px) 100vw, 850px" /></figcaption></figure>



<p><img loading="lazy" decoding="async" width="1850" height="2602" class="wp-image-8867" style="width: 1850px;" src="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/756-1-cycas-rumphii-1.jpg" alt="" srcset="https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/756-1-cycas-rumphii-1.jpg 640w, https://www.sman1kalasan.sch.id/wp-content/uploads/2023/06/756-1-cycas-rumphii-1-213x300.jpg 213w" sizes="auto, (max-width: 1850px) 100vw, 1850px" /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
